Tuesday, November 13, 2018

9 Tips Jitu Mengatasi Anak Susah Makan

Makanan yang bernutrisi sangat penting diberikan untuk anak. Apalagi di usia balita, karena mereka sedang aktif bermain dan ingin tahu segala sesuatu. Namun tak sedikit ibu yang mengeluhkan balitanya susah makan. Rata-rata anak susah makan hanya tertarik pada satu makanan yang disukainya, itupun dalam porsi yang sedikit. Akibatnya berpengaruh pada jumlah kalori yang diterima tubuh, anak menjadi lemas, tidak bergairah dalam melakukan aktivitas dan tidak terlihat ceria. Sekitar 20% balita masuk dalam kelompok Picky Eaters atau yang lebih dikenal pilih-pilih makanan yang cuma disukainya. Kenali si Picky Eaters dari perilaku balita sejak dini dan ibu dapat segera mengambil langkah untuk mengatasinya.
Nutrisi seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral pada makanan bisa membantu tumbuh kembang tubuh dan otaknya, karena di usia balita adalah masa periode emas otak yang sayang dilewatkan. Gizi yang seimbang juga sangat berpengaruh dalam membentuk daya tahan tubuh. Mengingat usia balita yang masih rentan sistem imunnya terhadap penyakit. Sekarang ibu tak perlu cemas mengahadapi anak susah makan dengan menerapkan tips-tips yang mudah sejak dini.
Mengatasi anak susah makan memang gampang-gampang susah. Jika anak terlalu dipaksa justru dia semakin enggan menyentuh makanannya. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membantu menambah nafsu makan anak sejak kecil :
  1. Ciptakan suasana menyenangkan saat makan.
Terkadang anak cenderung bosan saat makan di rumah. Coba sesekali ajak anak ke taman sambil menyuapi makanannya. Suasana yang berbeda bisa menambah nafsu makan balita. Selain nafsu makan bertambah, balita bisa belajar mengenal lingkungan.
  1. Kenalkan jenis makanan pada anak sejak dini.
Penting untuk anak mengenalkan beragam jenis makanan. Ini bertujuan supaya anak bisa memilih lebih banyak menu makanan, tidak hanya satu atau dua jenis saja.
  1. Berikan makanan baru secara bertahap.
Ibu bisa menghidangkan jenis makanan secara berbeda di setiap hari. Tentunya bukan sekedar enak, kandungan gizinya juga perlu diperhatikan. Memberikan makanan baru secara bertahap bisa membangkitkan selera makan anak.
  1. Buat tampilan makanan semenarik mungkin.
Ibu bisa menyiasati anak susah makan dengan membuat tampilan makanan semenarik mungkin. Di sini ibu bisa berkreasi dengan sayur, buah, juga lauk pauk. Misalnya, ibu bisa mengolah sayuran dan daging dengan bentuk nugget.
  1. Gunakan alat makan yang menarik.
Maksudnya adalah, menggunakan set peralatan makan yang khusus untuk anak. Contohnya, jika anak suka karakter kartun maka belikan satu set peralatan makan anak yang bergambar seperti karakter favoritnya. Dengan peralatan makanan yang disukai anak, ibu tak perlu susah lagi mengajak anak untuk makan. Ibu pun juga bisa bercerita tentang karakter tersebut saat memberikan makanan pada anak.
  1. Hindari sikap memaksa apalagi memarahi anak untuk makan.
Ibu pasti merasa jengkel saat anak susah menyantap makanan yang sudah dihidangkan. Tak jarang orangtua memaksa bahkan memarahi anak untuk memakan masakan yang sudah disediakan susah payah. Perlu diketahui jika memarahi apalagi memaksa anak untuk makan malah membuat rasa takut pada anak. Anak akan merasa tidak nyaman ketika menyantap makanan. Di pikirannya hanya ada rasa takut dan trauma psikologis terhadap makanan.
  1. Hindari menyuruh anak untuk makan dengan cepat.
Cara ini juga sering dijumpai pada kasus ibu yang menyuruh anak untuk cepat-cepat menghabiskan makanannya. Menyuruh anak agar cepat menghabiskan makanan malah akan membuat anak merasa mual dan eneg. Anak jadi tidak bisa menghabiskan porsi makanan yang sudah ditentukan dengan benar. Daripada menyuruhnya makan cepat-cepat, lebih baik arahkan dia untuk makan secara santai dan pelan agar tidak tersedak. Dengan begitu anak akan merasa nyaman tanpa keterpaksaan dalam menyantap makanan.
  1. Kurangi pemberian minum sebelum makan.
Sebaiknya kurangi pemberian susu atau air minum pada balita sebelum makan. Pemberian minum yang berlebih bisa mengurangi nafsu makan anak, karena anak sudah kenyang sebelum menghabiskan makanannya.
  1. Suplemen penambah nafsu makan.
Cara terakhir yang bisa ibu lakukan untuk meningkatkan nafsu makan anak adalah dengan memberi suplemen penambah nafsu makan. Ibu bisa membelinya di apotek terdekat sesuai anjuran dokter.

Semoga cara di atas bisa membantu ibu dalam menerapkan anak susah makan menjadi lahap. Selain itu, sebagai orangtua harus bersabar dan telaten saat mengajak anak untuk makan dengan benar sesuai porsi yang pas untuk tumbuh kembangnya.

No comments:

Post a Comment