Makanan
yang bernutrisi sangat penting diberikan untuk anak. Apalagi di usia
balita, karena mereka sedang aktif bermain dan ingin tahu segala
sesuatu. Namun tak sedikit ibu yang mengeluhkan balitanya susah
makan. Rata-rata anak susah makan hanya tertarik pada satu makanan
yang disukainya, itupun dalam porsi yang sedikit. Akibatnya
berpengaruh pada jumlah kalori yang diterima tubuh, anak menjadi
lemas, tidak bergairah dalam melakukan aktivitas dan tidak terlihat
ceria. Sekitar 20% balita masuk
dalam kelompok Picky
Eaters atau
yang lebih dikenal pilih-pilih makanan yang cuma disukainya. Kenali
si
Picky
Eaters dari
perilaku balita sejak dini dan ibu
dapat segera mengambil langkah untuk mengatasinya.
Nutrisi
seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral
pada makanan bisa membantu tumbuh kembang tubuh dan otaknya, karena
di usia balita adalah masa periode emas otak yang sayang dilewatkan.
Gizi yang seimbang juga sangat berpengaruh dalam membentuk daya tahan
tubuh. Mengingat usia balita yang masih rentan sistem imunnya
terhadap penyakit. Sekarang ibu tak perlu cemas mengahadapi anak
susah makan dengan menerapkan tips-tips yang mudah sejak dini.
Mengatasi
anak susah makan
memang
gampang-gampang susah. Jika anak terlalu dipaksa justru dia semakin
enggan menyentuh makanannya. Berikut ini beberapa tips yang bisa
dilakukan untuk membantu menambah nafsu makan anak sejak kecil
:
-
Ciptakan suasana menyenangkan saat makan.
Terkadang
anak cenderung bosan saat makan di rumah. Coba sesekali ajak anak ke
taman sambil menyuapi makanannya. Suasana yang berbeda bisa menambah
nafsu makan balita. Selain nafsu makan bertambah, balita bisa belajar
mengenal lingkungan.
-
Kenalkan jenis makanan pada anak sejak dini.
Penting
untuk anak mengenalkan beragam jenis makanan. Ini bertujuan supaya
anak bisa memilih lebih banyak menu makanan, tidak hanya satu atau
dua jenis saja.
-
Berikan makanan baru secara bertahap.
Ibu
bisa menghidangkan jenis makanan secara berbeda di
setiap
hari. Tentunya bukan
sekedar enak, kandungan gizinya juga perlu diperhatikan.
Memberikan makanan baru secara bertahap bisa membangkitkan selera
makan anak.
-
Buat tampilan makanan semenarik mungkin.
Ibu
bisa menyiasati anak susah makan dengan membuat tampilan makanan
semenarik mungkin. Di sini ibu bisa berkreasi dengan sayur, buah,
juga lauk pauk. Misalnya, ibu bisa mengolah sayuran dan daging dengan
bentuk nugget.
-
Gunakan alat makan yang menarik.
Maksudnya
adalah, menggunakan set peralatan makan yang khusus untuk anak.
Contohnya, jika anak suka karakter kartun maka belikan satu set
peralatan makan anak yang bergambar seperti
karakter favoritnya.
Dengan peralatan makanan yang disukai anak, ibu tak perlu susah lagi
mengajak anak untuk makan. Ibu
pun juga bisa bercerita tentang karakter tersebut saat memberikan
makanan pada anak.
-
Hindari sikap memaksa apalagi memarahi anak untuk makan.
Ibu
pasti merasa jengkel saat anak susah menyantap makanan yang sudah
dihidangkan. Tak jarang orangtua memaksa bahkan memarahi anak untuk
memakan masakan yang sudah disediakan susah payah. Perlu diketahui
jika memarahi apalagi memaksa anak untuk makan malah membuat rasa
takut pada anak. Anak akan merasa tidak nyaman ketika menyantap
makanan. Di pikirannya hanya ada rasa takut dan trauma psikologis
terhadap makanan.
-
Hindari menyuruh anak untuk makan dengan cepat.
Cara
ini juga sering dijumpai pada kasus ibu yang menyuruh anak untuk
cepat-cepat menghabiskan makanannya. Menyuruh anak agar cepat
menghabiskan makanan malah akan membuat anak merasa mual dan eneg.
Anak jadi tidak bisa menghabiskan porsi makanan yang sudah ditentukan
dengan benar. Daripada menyuruhnya makan cepat-cepat, lebih baik
arahkan dia untuk makan secara santai dan pelan agar tidak tersedak.
Dengan begitu anak akan merasa nyaman tanpa keterpaksaan dalam
menyantap makanan.
-
Kurangi pemberian minum sebelum makan.
Sebaiknya
kurangi
pemberian
susu atau
air minum pada
balita sebelum makan. Pemberian minum yang berlebih bisa mengurangi
nafsu makan anak, karena anak sudah kenyang sebelum menghabiskan
makanannya.
-
Suplemen penambah nafsu makan.
Cara
terakhir yang bisa ibu lakukan untuk meningkatkan nafsu makan anak
adalah dengan memberi suplemen penambah nafsu makan. Ibu bisa
membelinya di apotek terdekat sesuai anjuran dokter.
Semoga
cara di atas bisa membantu ibu dalam menerapkan anak
susah makan menjadi lahap. Selain itu, sebagai orangtua harus
bersabar dan telaten saat mengajak anak untuk makan dengan
benar sesuai porsi yang pas untuk tumbuh kembangnya.

No comments:
Post a Comment